Kamis, 28 Agustus 2014

Konfigurasi TCP / IP di Debian


Konfigurasi TCP / IP di Debian -  Konfigurasi TCP/IP adalah hal yang paling dasar dilakukan ketika kita belajar tentang Debian ini.

Peralatan yang dibutuhkan adalah :

1.    2 Buah PC/Laptop - 1 Server dan 1 Klien
2.    Kabel UTP ( Cross over)
3.    ISO Debian 6 / DVD Debian 6
4.    Vmware, Virtual Box atau virtual mesin yang lainnya

Pada konfigurasi awal  sampai akhir nanti kita otomatis menggunakan 2 Klien, 1 Komputer yang digunakan sebagai server terdapat 1 Server dan 1 Klien (Server=Debian dan Klien=Windows 7) dan yang Klien kedua dari Laptop atau PC lain.

SETTING UNTUK KOMPUTER SERVER
Kali ini kami menggunakan Vmware untuk menjalankan konfigurasi debian ini, dan menggunakan alamat IP Address 200.150.3.1 / 28. Langsung saja kita konfigurasi tcp/ip sebagai berikut :
1.        Setelah Debian 6 terinstal,
2.       Login akun anda dulu, kemudian masuk “su” dan masukkan password anda lagi atau langsung memakai “root” juga bisa.
3.        Lalu masukkan perintah untuk mengatur ip :
pico /etc/network/interfaces
 
4.        Setelah masuk ke filenya, ganti :
allow-hotplug menjadi auto 
dhcp menjadi static
5.        lalu tambahkan :
address 200.150.3.1
netmask 255.255.255.240
gateway 200.150.3.1
network 200.150.3.0
broadcast 200.150.3.15
6.        Save dengan CTRL-X, Y, dan restart network :
       /etc/init.d/networking restart
7.        Ketikkan perintah  ifconfig untuk melihat IP anda
8.   Lalu keluarkan kursor debian anda (CTRL+ALT) dan buka “Network and Sharing Center” pada windows :
  • Pada pilihan Network Local Area Connection (LAN) dan Vmware Network Adapter 1- Buka TCP/IP 4 – Obtain an IP Address automatically
  • Vmware Network Adapter 8 : Isikan alamat IP address klien anda contohnya : 200.150.3.2 dengan subnet mask 255.255.255.240

9.        Lalu OK, dan masuk kembali pada debian server anda dan coba ping klien 1 tersebut
       ping 200.150.3.2

10.    Kemudian agar Server Debian, Klien 1 dan Klien 2 dapat terhubung ubahlah Network Adapter pada Vmware menjadi “Bridge Adapter”.

  • Kalau hanya menggunakan 1 Komputer yang didalamnya terdapat 1 Klien Pilih “NAT” atau Custom : Vmnet 8 (NAT) 
  •  Ganti ke Bridge apabila anda menghubungkan 2 komputer

 11.    Selesai untuk Server dan Klien 1.
SETTING DAN CEK PADA KOMPUTER KLIEN
1.        Buka Network and Sharing Center pada windows Vmware Network Adapter 1 dan Vmware Network Adapter 8 - Buka TCP/IP 4 – Obtain an IP Address automatically
2.        Local Area Connection (LAN) - Buka TCP/IP 4 – Isikan alamat IP address klien anda contohnya : 200.150.3.3 dengan subnet mask 255.255.255.240
( IP Address Tidak boleh sama dengan server dan Klien 1)





3.        OK, dan selanjutnya buka Commad Prompt(CMD)  pada Klien 2 dan masukkan perintah ping 200.150.3.1untuk mengetes jaringan ke server terhubung atau tidak.




4.        Dan hasilnya terhubung.
5.        Itulah Cara konfigurasi TCP/IP pada debian, sangat mudah bukan untuk kita pelajari.
CATATAN :
Apabila disaat anda menguji jaringan diatas (ping), namun belum terhubung (RTO atau Unreachable) maka hal yang anda lakukan adalah MEMATIKAN FIREWALL di Windows (baik Server mapun klien)
Buka Network and Sharing Center – Windows Firewall – Turn Windows Firewall on or off – Turn off firewall.

Jika ingin lebih jelas kami sertakan videonya :
SETTING UNTUK SERVER


CEK DAN PING KLIEN KE SERVER


PING SERVER KE KLIEN


Apabila anda ingin memliki modul dari konfigurasi dari TCP/IP - Subdomain, silahkan download DISINI.

Selanjutnya kita akan membahas DNS SERVER.
Sekian dan semoga bermanfaat

0 komentar:

Posting Komentar

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com