This is Slide 1

www.siiferysaputra.blogspot.com

This is Slide 2

www.siiferysaputra.blogspot.com

This is Slide 3

www.siiferysaputra.blogspot.com

This is Slide 4

www.siiferysaputra.blogspot.com

This is Slide 5

www.siiferysaputra.blogspot.com

Kamis, 28 Agustus 2014

Konfigurasi TCP / IP di Debian


Konfigurasi TCP / IP di Debian -  Konfigurasi TCP/IP adalah hal yang paling dasar dilakukan ketika kita belajar tentang Debian ini.

Peralatan yang dibutuhkan adalah :

1.    2 Buah PC/Laptop - 1 Server dan 1 Klien
2.    Kabel UTP ( Cross over)
3.    ISO Debian 6 / DVD Debian 6
4.    Vmware, Virtual Box atau virtual mesin yang lainnya

Pada konfigurasi awal  sampai akhir nanti kita otomatis menggunakan 2 Klien, 1 Komputer yang digunakan sebagai server terdapat 1 Server dan 1 Klien (Server=Debian dan Klien=Windows 7) dan yang Klien kedua dari Laptop atau PC lain.

SETTING UNTUK KOMPUTER SERVER
Kali ini kami menggunakan Vmware untuk menjalankan konfigurasi debian ini, dan menggunakan alamat IP Address 200.150.3.1 / 28. Langsung saja kita konfigurasi tcp/ip sebagai berikut :
1.        Setelah Debian 6 terinstal,
2.       Login akun anda dulu, kemudian masuk “su” dan masukkan password anda lagi atau langsung memakai “root” juga bisa.
3.        Lalu masukkan perintah untuk mengatur ip :
pico /etc/network/interfaces
 
4.        Setelah masuk ke filenya, ganti :
allow-hotplug menjadi auto 
dhcp menjadi static
5.        lalu tambahkan :
address 200.150.3.1
netmask 255.255.255.240
gateway 200.150.3.1
network 200.150.3.0
broadcast 200.150.3.15
6.        Save dengan CTRL-X, Y, dan restart network :
       /etc/init.d/networking restart
7.        Ketikkan perintah  ifconfig untuk melihat IP anda
8.   Lalu keluarkan kursor debian anda (CTRL+ALT) dan buka “Network and Sharing Center” pada windows :
  • Pada pilihan Network Local Area Connection (LAN) dan Vmware Network Adapter 1- Buka TCP/IP 4 – Obtain an IP Address automatically
  • Vmware Network Adapter 8 : Isikan alamat IP address klien anda contohnya : 200.150.3.2 dengan subnet mask 255.255.255.240

9.        Lalu OK, dan masuk kembali pada debian server anda dan coba ping klien 1 tersebut
       ping 200.150.3.2

10.    Kemudian agar Server Debian, Klien 1 dan Klien 2 dapat terhubung ubahlah Network Adapter pada Vmware menjadi “Bridge Adapter”.

  • Kalau hanya menggunakan 1 Komputer yang didalamnya terdapat 1 Klien Pilih “NAT” atau Custom : Vmnet 8 (NAT) 
  •  Ganti ke Bridge apabila anda menghubungkan 2 komputer

 11.    Selesai untuk Server dan Klien 1.
SETTING DAN CEK PADA KOMPUTER KLIEN
1.        Buka Network and Sharing Center pada windows Vmware Network Adapter 1 dan Vmware Network Adapter 8 - Buka TCP/IP 4 – Obtain an IP Address automatically
2.        Local Area Connection (LAN) - Buka TCP/IP 4 – Isikan alamat IP address klien anda contohnya : 200.150.3.3 dengan subnet mask 255.255.255.240
( IP Address Tidak boleh sama dengan server dan Klien 1)





3.        OK, dan selanjutnya buka Commad Prompt(CMD)  pada Klien 2 dan masukkan perintah ping 200.150.3.1untuk mengetes jaringan ke server terhubung atau tidak.




4.        Dan hasilnya terhubung.
5.        Itulah Cara konfigurasi TCP/IP pada debian, sangat mudah bukan untuk kita pelajari.
CATATAN :
Apabila disaat anda menguji jaringan diatas (ping), namun belum terhubung (RTO atau Unreachable) maka hal yang anda lakukan adalah MEMATIKAN FIREWALL di Windows (baik Server mapun klien)
Buka Network and Sharing Center – Windows Firewall – Turn Windows Firewall on or off – Turn off firewall.

Jika ingin lebih jelas kami sertakan videonya :
SETTING UNTUK SERVER

video

CEK DAN PING KLIEN KE SERVER

video

PING SERVER KE KLIEN

video

Apabila anda ingin memliki modul dari konfigurasi dari TCP/IP - Subdomain, silahkan download DISINI.

Selanjutnya kita akan membahas DNS SERVER.
Sekian dan semoga bermanfaat

Cara Instalasi Debian 6 Beserta Video Lengkap

Cara Instalasi Debian 6 Beserta Video Lengkap - Kali ini kami akan memposting cara Instalasi Debian 6 Beserta video..

sebenarnya dalam penginstalan debian 6 cukup mudah kalau kita sudah dapat mengertinya..
langsung saja kita ke TKP..

peralatan yang kita perlukan :
1. Vmware, Oracle Virtual box atau virtual mesin yang lainnya
2. ISO dari debian itu sendiri (Debian 6)

Setelah peralatan siap langsung saja buka Virtual box atau Vmware.. Kali ini saya kebetulan memakai virtual box untuk menginstal debian ini. Langsung saja kita menginstal apabila Virtual box sudah siap dan di create di virtual mesin.

Tampilan screenshoot untuk instalasi debian 6 :

Tekan enter di Install untuk instalasi debian mode text


Piih Bahasa :


Pilih Lokasi anda :


 Pilih layout keyboard anda :




Isikan nama host anda :


Isikan Nama Domain :


 Masukan kata sandi :


kata sandi Verifikasi :


 Nama user anda :


Nama user untuk akun anda :


Kata sandi untuk akun anda :


Verifikasi kata sandi akun anda :


Pilih Lokasi untuk waktu anda :


Partisi Hardisk : Bisa Pilih Manual atau Terpandu




selesai partisi hardisk :


 Tulis perubahan untuk partisi hardisk anda :









Hilangkan tanda centang untuk dalam mode text : (dengan cara tekan "spasi' pada keyboard) - enter.



 Selesai Instalasi - Lanjutkan :

Login akun anda dengan user yang anda masukkan pada saat proses instalasi atau ketikkan "root" untuk langsung menjadi admin dengan pasword akun anda tadi
Masuk Super User (SU) untuk menjadi admin apabila tadi anda mengetik nama akun anda karena masih belum menjadi admin..

Untuk lebih jelasnya kami sertakan juga video instalasinya :

video

Sekian dan Terima Kasih..
semoga bermanfaat :)

Selasa, 12 Agustus 2014

Perintah A-Y LINUX DEBIAN

Perintah A-Y LINUX DEBIAN Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.
Debian terkenal dengan sikap tegas pada filosofi dari Unix dan perangkat lunak bebas. Debian dapat digunakan pada beragam perangkat keras, mulai dari komputer jinjing dan desktop hingga telepon dan server. Debian fokus pada kestabilan dan keamanan. Debian banyak digunakan sebagai basis dari banyak distribusi GNU/Linux lainnya.
Sistem operasi Debian merupakan gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux. Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia. 

Dan kini kami akan memposting perintah-perintah debian mulai abjad A-Y, Terima kasih semoga bermanfaat..

A
adduser = Tambah pengguna ke sistem
addgroup = Tambah grup ke sistem
alias = Buat sebuah alias
apropos = Cari Bantuan halaman manual (man-k)
apt-get = Cari dan menginstal paket perangkat lunak (Debian)
aspell = Pemeriksa Ejaan
awk = Cari dan Ganti teks, database sort / validate / index

B
basename = Strip direktori dan akhiran dari nama file
bash = GNU Bourne-Again Shell
bc = Arbitrary bahasa kalkulator presisi
bg = Kirim ke latar belakang
break = Keluar dari sebuah loop
builtin = Jalankan shell builtin
bzip2 = Compress atau dekompresi file bernama (s)

C
cal = Tampilkan kalender
case = kondisional melakukan perintah
cat = Menampilkan isi file
cd = Mengganti Directori
cfdisk = Tabel partisi manipulator untuk Linux
chgrp = Mengubah kepemilikan grup
chmod = Mengubah izin akses
chown = Mengubah pemilik file dan grup
chroot = Jalankan perintah dengan direktori root yang berbeda
chkconfig = Sistem layanan (runlevel)
cksum = Cetak byte CRC checksum dan menghitung
clear = Hapus layar terminal
cmp = Membandingkan dua file
comm = Bandingkan dua file diurutkan baris demi baris
command = Jalankan perintah – shell mengabaikan fungsi
continue = Resume iterasi berikutnya dari suatu loop
cp = Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
cron = Daemon menjalankan perintah yang dijadwalkan
crontab = Jadwalkan perintah untuk menjalankan di lain waktu
csplit = Split file ke dalam konteks – potongan ditentukan
cut = membagi file menjadi beberapa bagian

D
date = Menampilkan atau mengubah tanggal & waktu
dc = Desk Kalkulator
dd = Mengkonversi dan menyalin file, menulis header disk, boot record
ddrescue = Alat untuk memperbaiki data
declare = Deklarasikan variabel dan memberi mereka atribut
df = Tampilkan ruang disk
diff = Tampilkan perbedaan antara dua file
diff3 = Tampilkan perbedaan di antara tiga file
dir = Daftar isi direktori singkat
dircolors = Warna setup untuk `ls ‘
dirname = Convert semua pathname ke beberapa path
dirs = Tampilkan daftar direktori yang diingat
dmesg = Mencetak pesan-pesan kernel & driver
du = Perkiraan penggunaan kapasitas file

E
echo = Tampilkan pesan di layar
egrep = Cari file untuk baris yang sesuai dengan ekspresi yang diperpanjang
eject = Mengeluarkan media removable
enable = Mengaktifkan dan menonaktifkan perintah shell builtin
env = Environment variabel
ethtool = Pengaturan kartu Ethernet
eval = Evaluasi beberapa perintah / argumen
exec = Menjalankan perintah
exit = Keluar dari shell
expect = mengotomatiskan aplikasi yang bebas diakses melalui terminal
expand = Convert tab ke spasi
eksport = Set variabel lingkungan
expr = Evaluasi ekspresi

F
false = Tidak melakukan apa-apa, tidak berhasil
fdformat = Tingkat rendah format sebuah floppy disk
fdisk = tabel partisi manipulator untuk Linux
fg = Kirim pekerjaan untuk foreground
fgrep = Cari file untuk baris yang cocok dengan string yang tetap
file = Tentukan jenis file
find = Cari file yang memenuhi kriteria yang diinginkan
fmt = Format ulang tipe teks
fold = Wrap teks agar sesuai dengan lebar tertentu.
for = Memperluas kata-kata, dan menjalankan perintah
format = Format disk atau kaset
free = Tampilkan penggunaan memori
fsck = Memeriksa dan memperbaiki sistem File konsistensi
ftp = File Transfer Protocol
fungsi = Tentukan fungsi macro
fuser = Identifikasi / memutuskan proses yang sedang mengakses file

G
gawk = Cari dan Ganti teks dalam file
getopts = Menguraikan parameter sesuai posisi
grep = Cari file untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
group = Cetak nama grup pada pengguna
gzip = Compress atau dekompresi nama file

H
hash = Mengingat seluruh pathname dari sebuah nama argumen
head = Output bagian pertama dari file
help = Tampilkan bantuan untuk perintah built-in
history = Perintah history
hostname = Cetak atau mengatur nama sistem

I
id = Cetak user dan grup id
if = melakukan perintah kondisional
ifconfig = Konfigurasi antarmuka jaringan
ifdown = Menghentikan antarmuka jaringan
ifup = Memulai antarmuka jaringan keatas
import = Menangkap layar server X dan menyimpan sebuah gambar ke file
install = Menyalin file dan mengatur atribut

J
join = gabung garis pada field umum

K
kill = Memberhentikan proses yang sedang berjalan
killall = Memberhentikan proses oleh nama

L
less = Tampilan output satu layar pada satu waktu
let = Melakukan aritmatika pada variabel shell
ln = Membuat hubungan antara file
local = Membuat variabel
locate = Cari file
logname = Cetak nama login
logout = Keluar dari sebuah login shell
look = Tampilan baris yang dimulai dengan string tertentu
lpc = Program Kontrol jalur printer
lpr = Off line print
lprint = Mencetak file / Print file
lprintd = Abort pekerjaan print
lprintq = Daftar antrian print
lprm = Hapus pekerjaan dari antrian print
ls = List informasi tentang file
lsof = List membuka file

M
make = Sekelompok Kompilasi ulang dari program
man = Bantuan manual
mkdir = Membuat folder baru
mkfifo = Membuat FIFOs (bernama pipa)
mkisofs = Buat hybrid ISO9660/JOLIET/HFS filesystem
mknod = Membuat blok atau karakter file khusus
more = Tampilan output satu layar pada satu waktu
mount = Mount file system
mtools = Memanipulasi file MS-DOS
mv = Memindahkan atau mengubah nama file atau direktori
mmv = Pindahkan massa dan mengubah nama (file)

N
netstat = Informasi Jaringan
nice = Mengatur prioritas perintah atau pekerjaan
nl = Nomor baris dan menulis file
nohup = Jalankan perintah kebal terhadap hangups
nslookup = Query Internet menyebut server secara interaktip


O
open = membuka file dalam aplikasi default
op = Operator akses

P
passwd = Memodifikasi password user
paste = Menggabungkan baris file
pathchk = Periksa nama file portabilitas
ping = Test sambungan jaringan
pkill = memberhentikan proses running
popd = Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang
pr = Siapkan file untuk dicetak /print
printcap = kemampuan pencetak Database
printenv = Cetak variabel lingkungan
printf = Format dan mencetak data
ps = Status Proses
pushd = Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
pwd = Cetak direktori kerja

Q
quota = Tampikan penggunaan disk dan membatasinya
quotacheck = Meneliti sistem file untuk penggunaan disk
quotactl = Set kuota disk

R
ram = perangkat disk ram
rcp = Salin file antara dua mesin
read = Membaca baris dari standar input
readarray = Baca dari stdin ke variabel array
readonly = Menandai variabel / fungsi sebagai readonly
reboot = Reboot sistem
rename = Ubah nama file
renice = Ubah prioritas dari proses yang berjalan
remsync = Sinkronisasi remote file melalui email
return = Keluar fungsi shell
rev = Membalikkan baris dari sebuah file
rm = Menghapus file
rmdir = Remove folder
rsync = Remote file copy (Synchronize file pohon)

S
screen = Multiplex terminal, run remote shells via ssh
scp = Secure copy (remote file copy)
sdiff = Menggabungkan dua file secara interaktif
sed = Stream Editor
select = Menerima input keyboard
seq = Print urutan numeric
set = Memanipulasi variabel shell dan fungsi
sftp = Secure File Transfer Program
shift = Pergeseran parameter posisi
shopt = Pilihan shell
shutdown = Shutdown atau restart linux
sleep = Delay/penundaan untuk jangka waktu tertentu
slocate = Cari file
sort = Mengurutkan file teks
source = Jalankan perintah dari file `.”
split = Split file ke dalam fixed-potong
ssh = Secure Shell client (remote login program)
strace = Trace sistem panggilan dan sinyal
su = Gantikan identitas pengguna
sudo = Jalankan perintah sebagai user lain
sum = Mencetak checksum untuk file
symlink = Buatlah nama baru untuk file
sync = Sinkronisasi data pada disk dengan memori

T
tail = Output bagian terakhir file
tar = Tape Archiver
tee = Redirect output ke beberapa file
test = Evaluasi ekspresi kondisional
time = Program Mengukur waktu running
times = User dan sistem waktu
touch = Ubah file timestamps
top = Daftar proses yang berjalan pada sistem
traceroute = Trace Route to Host
trap = Jalankan perintah ketika sebuah sinyal adalah set (Bourne)
tr = Translate, squeeze, dan / atau menghapus karakter
true = Tidak melakukan apapun, berhasil
tsort = Topologi sort
tty = Print filename dari terminal pada stdin
type = menjelaskan perintah

U
ulimit = Batasi pengguna resources (sumber daya)
umask = Para pengguna menciptakan file tersembunyi
umount = Unmount (tidak menaiki) perangkat
unalias = Hapus alias
uname = Informasi sistem print
unexpand = Convert spasi untuk tab
Uniq = Uniquify file
unit = Mengkonversi unit dari satu skala ke yang lain
unset = Hapus variabel atau nama fungsi
unshar = Uraikan catatan arsip shell
until = Mengeksekusi perintah (sampai error)
useradd = Membuat akun user baru
usermod = Memodifikasi akun user
users = Daftar para pengguna yang sekarang ini login
uuencode = Encode file biner
uudecode = Decode file yang dibuat oleh uuencode

V
v = Daftar isi direktori Verbosely ( `ls-l-b ‘)
vdir = Daftar isi direktori Verbosely ( `ls-l-b ‘)
vi = Text Editor
vmstat = Laporan statistik memori virtual

W
watch = Mengeksekusi / menampilkan sebuah program secara berkala
wc = Cetak byte, kata, dan baris menghitung
whereis = Cari pengguna $ path, halaman manual dan file source untuk program
which = Cari pengguna $ path untuk file program
while = Jalankan perintah
who = Cetak semua nama pengguna yang sedang log in
whoami = Cetak pengguna saat ini dan nama id ( `id-un ‘)
wget = Ambil halaman web atau file melalui HTTP, HTTPS atau FTP
write = Mengirim pesan ke pengguna lain

X
xargs = Jalankan utility, melewati daftar argumen yang dibangun

Y
yes = Cetak string sampai di interrupt


Sekian dan Terima Kasih Semoga Bermanfaat..



sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com